Prodi Sistem Informasi IIB Darmajaya Gelar Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE dan MBKM

oleh

Inspiratif.co.id – Program Studi (Prodi) Sistem Informasi menggelar Lokakarya Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Ruang Rapat Lantai I Gedung Alfian Husin, Selasa 18-Juli-2023.

Lokakarya menghadirkan Prof. Ir. Zainal A Hasibuan, MLS., Ph.D. (Universitas Dian Nuswantoro). Turut hadir dalam Lokakarya Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc; dan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Riset RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D..

Selain itu, Wakil Rektor 2 Ronny Nazar, S.E., M.M.; Dekan Fakultas Ilmu Komputer Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I., Dekan Fakultas Desain, Hukum, dan Pariwisata Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I., dan Ketua Prodi Sistem Informasi Dr. Wasilah, M.T.

Dalam sambutannya, Firmansyah Y. Alfian mengucapkan terima kasih telah kembali hadir ke IIB Darmajaya dalam rangka kegiatan Lokakarya Kurikulum berbasis OBE dan MBKM. “Mudah-mudahan kegiatan pagi ini dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi Prodi Sistem Informasi,” ungkap dia seperti mengutip dari https://darmajaya.ac.id.

Rektor menekankan agar ilmu yang diberikan oleh narasumber dapat dijalankan dengan baik. “Nanti, apapun saran dan masukkan dapat dijalankan dengan baik. Ini menjadi kesempatan untuk Prodi Sistem Informasi dalam menyajikan taste berbeda dalam kurikulum yang akan disajikan kepada mahasiswa,” ujarnya.

Dalam penyusunan kurikulum, lanjut dia, tidak hanya menjadi tugas ketua prodi dan dekan tetapi semua dosen Prodi Sistem Informasi. “Timnya harus kuat dan timnya harus solid. Disepakati bersama dan tidak ada yang saling mengandalkan tetapi saling bekerja sama,” imbuhnya.

Sementara, Prof. Ir. Zainal A Hasibuan, MLS., Ph.D., mengatakan berdasarkan keinginan Rektor IIB Darmajaya yang ingin tampil berbeda, Prodi Sistem Informasi. “Kalau mau berbeda kita harus punya sesuatu. Ada beberapa hal yang harus dibedakan,” ungkapnya.

Prof. Ucok biasa dia disapa menerangkan keinginan Rektor lainnya untuk penyusunan kurikulum juga dilakukan secara berjamaah (bersama-sama). “Bukan tugasnya Kaprodi, dekan tetapi semuanya sama-sama kerja,” tuturnya.

Mantan Ketua Aptikom ini juga menjelaskan perbedaan itu dimulai dari profil lulusan. “Dimana profil lulusan ini muara dari mata kuliah. Dari Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Saya ingin lihat Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPM) nya sudah sesuai belum,” ujarnya.

Dari kurikulum OBE juga, lanjut dia, keinginan Rektor agar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. “Ada penggunanya (lulusan), dampaknya ke masyarakat,” imbuhnya.

Prof. Ucok menekankan beberapa mata kuliah pada masing-masing cluster bisa disatukan. “Standar merupakan panduan untuk mengembangkan kurikulum OBE untuk merumuskan Capaian Pembelajaran (CP) yang berbasis kompetensi dan mengacu KKNI dan SKKNI. Standar, KKNI, SKKNI merupakan sumber dari pengembangan kualifikasi dan profesi yang berkualitas dan relevan terhadap mahasiswa ilmu komputer,” bebernya.

Selain itu, Prof. Ucok juga menuturkan bahwa rumusan kompetensi yang dihasilkan prodi “harus selaras” dengan rumusan kompetensi yang diperlukan oleh stakeholder dan bermuara ke profil lulusan. Prodi juga agar memberikan pengajaran yang menyenangkan dari semester awal tidak langsung memberikan materi yang sulit dengan cara yang kaku. Pada semester awal sebaiknya dilakukan dengan memanfaatkan tools-tools yang ada dalam mempraktikkan teori yang diberikan. “Hal Ini membuat mahasiswa akan merasa nyaman dalam mengawali perkuliahannya di IIB Darmajaya,” pesannya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *